Pilkada 2020

Sabtu, 14 Maret 2020 - 01:14 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Pelantikan Pengawas Desa/Kelurahan (PKD) di Kecamatan Rahong Utara (Foto: TeamYPF/Adrian Juru)

Pelantikan Pengawas Desa/Kelurahan (PKD) di Kecamatan Rahong Utara (Foto: TeamYPF/Adrian Juru)

Lantik 12 PDK, Komisioner Panwascam Rahong Utara Ingatkan Soal Indeks Kerawanan Pilkada

Floreseditorial.com, Ruteng –
Panitia pengawas pemilihan umum (Panwaslu) kecamatan Rahong Utara melantik sebanyak 12 orang pengawas desa/kelurahan untuk persiapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Aula Kantor Camat Rahong Utara Juma’at (13/3/2020).

Panwaslu desa/kelurahan se-kecamatan Rahong Utara ini resmi dilantik oleh pimpinan komisioner Panwascam Rahong Utara. Terpantau media, sumpah atau janji Panwaslu desa/kelurahan di pandu oleh ketua Komisioner Panwascam Rahong Utara sendiri Rikardus Parno dan disaksikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Manggarai Marselina Lorensia, Camat Rahong Utara Geradus Tanggung, Bhabinkamtibmas Rahong Utara Kornelis Jemarus dan para Rohaniwan Romo Rafael Sambe.

Ke 12 orang Panwaslu desa/kelurahan yang menyebar di wilayah tugas desa/kelurahan masing-masing diingatkan tentang tugas, wewenangnya oleh ketua Panwascam Rahong Utara. Dalam sambutannya Ketua Panwascam Rahong Utara Rikardus Parno mengatakan proses pilkada akan berjalan dengan baik jika penyelenggara bersinergi dan mau bekerja dengan sikap adil.

“Suksesnya proses pilkada Manggarai kali ini, itu tergantung dari kinerja kita sebagai penyelenggara. Maka kita di tuntut untuk bekerja dengan sungguh-sungguh dan bersikap adil. Teman-teman sudah dipilih dan dilantik. Maka dari pada itu mari bekerja dengan profesionalitas kita, integritas bersikap jujur adil dan tanpa berbuat curang,” jelas Rikardus di depan 12 orang PDK yang terpilih, Jumat (13/3/2020).

“Semua mata masyarakat tertuju kepada kita (Pengawas) karena kita juga diawasi oleh masyarakat. Mereka juga punya hak untuk mengawasi kita,” tambahnya lagi.

Rikardus juga menambahkan pengawasan harus dilakukan dengan masif sebab kata dia, indeks kerawanan pilkada Manggarai itu membuat pengawas dituntut untuk bekerja lebih keras lagi.

“Indeks kerawanan pilkada Manggarai hal ini membuat kita dituntut untuk bekerja lebih baik lagi. Maka jalankan tugas dan wewenang sesuai amanat undang-udang yang ada,” ujar Rikardus.

Hal serupa juga dijelaskan oleh ketua Bawaslu Kabupaten Manggarai Marselina Lorensia. Ia menegaskan bahwa penyelengara, dalam hal ini PDK harus menjalankan pengawasan dalam setiap tahapan proses pilkada Manggarai.

“Teman-teman sudah dilantik, maka konsekkuensi dari pengawas adalah harus berani tinggalkan kepentingan pribadi apalagi kelompok untuk menjalankan tugas pengawasan di lapangan. Maka saja tegaskan kepada PDK di Rahong Utara maupun pada umumnya untuk semua PDK (panwaslu desa/kelurahan) di Manggarai harus bekerja dengan profesional dan jaga integritas diri anda,” tegas Mantan Dosen Unika ST. Paulus Ruteng itu, Juma’at (13/3/2020).

Bawaslu Mengusung tagline pengawasan “Bersama Rakyat Awasi Pemilu-Bersama Bawaslu Tegakan Keadilan Pemilu” tukasnya.

Laporan : Adrian Juru

Artikel ini telah dibaca 197 kali

Baca Lainnya
x