Pilkada 2020

Sabtu, 8 Februari 2020 - 16:57 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Komisioner panwascam Langke Rembong mendorong ibu-ibu yang hadir untuk proaktif dalam pengawasan pelaksanaan prekrutan panitia adhoc seperti PPS, KPPS, PPD dan PTPS (Foto: TeamYPF/Adrian Juru)

Komisioner panwascam Langke Rembong mendorong ibu-ibu yang hadir untuk proaktif dalam pengawasan pelaksanaan prekrutan panitia adhoc seperti PPS, KPPS, PPD dan PTPS (Foto: TeamYPF/Adrian Juru)

Panwascam Langke Rembong Dorong Keterlibatan Ibu – Ibu Dalam Pengawasan Tahapan Pilkada

Floreseditorial.com, Ruteng – Dalam rangka memaksimalkan pengawasan tahapan pilkada panitia pengawas kecamatan (Panwascam) Langke Rembong menggelar “Lejong Ngopi” bersama kelompok wanita di kelurahan Bangka Leda, Sabtu (08/2/2020).

Pada kesempatan ini komisioner panwascam Langke Rembong mendorong ibu-ibu yang hadir untuk proaktif dalam pengawasan pelaksanaan prekrutan panitia adhoc seperti PPS, KPPS, PPD dan PTPS.

“Tujuan kehadiran kami disini adalah untuk mendorong masyarakat khususnya ibu-ibu agar terlibat dalam tahapan pilkada. Sehingga pada akhirnya nanti menghasilkan pilkada damai, demokratis dan berintegritas,” ujar Rina, Sabtu (08/2/2020).

“Pada tahapan persiapan pilkada masyarakat perlu terlibat dalam mengawasi proses prekrutan penyelenggara seperti PPS, KPPS, PPD, PTPS,” tambahnya.

Lebih lanjut Rina juga menegaskan agar masyarakat melaporkan kepada panwascam atau Bawaslu kabupaten setiap calon penyelenggara yang ditemukan tidak netral atau berafiliasi dengan partai politik.

“Kami juga minta agar ibu-ibu ataupun masyarakat pada umum di kecamatan Langke Rembong, jika ditemukan calon penyelenggara yang tidak bersikap netral agar melaporkan ke panwascam ataupun ke Bawaslu kabupaten,” kata Rina.

Selain itu temannya Tedy Jeo menjelaskan tentang partisipasi masyarakat dalam tahapan kampanye, pemungutan, dan perhitungan suara.

“Kami berharap agar masyarakat terlibat dalam memberikan informasi yang tepat dalam kegiatan kampanye. Mana yang bisa dilakukan dan mana yang tidak bisa dilakukan pada saat kampanye,” ujar Tedy, Sabtu (08/2/2020).

Ia juga mengajak masyarakat agar tidak menyebar hoax, money politik dan menyebar isu sara dan larangan lainya sebagaimana yang diatur dalam perundang-undangan.

Sementara itu perwakilan kelompok wanita kelurahan Bangka Leda Tuty Jarut menyampaikan terimakasih kepada panitia pengawas kecamatan Langke Rembong, sebab menurutnya kegiatan ini sangat bermanfaat agar masyarakat mengetahui kewajiban dan hak mereka dalam menyelenggarakan pesta demokrasi pilkada 23 september 2020 mendatang.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami masyarakat. Ini akan menjadi pegangan kami bilamana nanti kami temukan pelanggaran kami dapat melapor ke panwascam,” Kata Tuty.

Laporan: Adrian Juru

Artikel ini telah dibaca 1816 kali

Baca Lainnya
x