Pilkada 2020

Jumat, 17 Januari 2020 - 01:28 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Pasangan Calon Ferdinandus Pantas dan   Hj. Andi Rizky Nur Cahya (Ist)

Pasangan Calon Ferdinandus Pantas dan Hj. Andi Rizky Nur Cahya (Ist)

Mengenal Pasangan Calon Pantas-Rizky

Floreseditorial.com, Labuan Bajo –
Pilkada serentak 2020 kian mendekat. Salah satu kabupaten yang menggelar pilkada ialah kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Mejelang pendaftaran dibulan Juni mendatang, puluhan figur tampil kepermukaan untuk merebut tiket ‘kelayakan’.

Namun seperti biasa, bongkar pasang pasangan calon tetap menjadi daya tarik sendiri untuk didiskusikan oleh masyarakat jagat maya.

Seperti percerain yang dialami pasangan paket Ferdinandus Pantas dan Petrus Elias Jemadu menjadi sorotan publik. Bagaiamana tidak, paket yang dikenal dengan nama FRES telah separuh jalan menyusuri kampung di kab. Manggarai Barat.

Setelah sekian lama tak ada kabar terkait kejelasan perceraian paket ‘Gajah Mada’ ini, akhirnya Ferdinandus Pantas, sang Calon bupati menjelaskan kepada floreseditorial.com bahwa perpisahan itu bukan unsur sengaja tetapi karena ada beberapa faktor.

“Pada bulan desember 2019 lalu, pak Pit (sapaan dari petrus Elias Jemadu) menyampaikan ke saya bahwa dia mundur karena alasan yang tidak dapat saya sampaikan ke publik”, ujar Ferdi Pantas.

Pantas melanjutkan, keputusan sang mantan calon wakil tentu tidak bisa dipaksakan untuk terus berduet hingga panggung kemenangan.

Sebagai politisi senior, Ferdi pantas seakan tidak terlarut dalam ‘kegagalan’ merajut ‘kasih’ dan tidak mau kehilangan moment tahun 2020 secepatnya melaju melanjutkan misi perjuangan.

Alhasil, bak gayung bersambut, disaat bersamaan Hj. Andi Rizky Nur Cahya, ketua DPD PPP Mabar ternyata telah lama menaruh ‘hati’ kepada figur Ferdi Pantas.

Komunikasi politik berjalan lancar, hingga akhirnya sekata dengan dibuktikan melamar secara pasangan calon di DPW PKS NTT beberapa waktu lalu.

“Kita harus akui, pak Ferdi ini orang yang tepat yang akan memimpin Manggarai Barat kedepanya. Beliau cerdas, paham persoalan dan kebutuhan masyarakat Manggarai Barat”, kata sang calon wakil, Hj. Riski.

Menurutnya, perkawinan paket Bhineka ini merupakan wujud nyata kebersamaan dalan dunia politik. “Labuan Bajo dikenal dengan kota Bhineka, kita nyatakan dalam perjuangan politik”, tambah srikandi DPRD Mabar ini.

”Persatuan dan kesatuan itu di atas segala galanya. Kita jangan selalu menganggap perbedaan itu sebagai penghambat persatuan”, jelas Hj. Rizky.

Sebagai pertimbangan pemilih, paket Pantas-Rizky ini menawarkan sejumlah mimpi untuk membawa Mabar menuju kondisi yang maju, Aman, Sejahtera, Makmur, Unggul, dan Responsif yang mereka sebut ‘Mabar Masmur’.

Paket perpaduan ini mengklaim telah memiliki tiket untuk mendaftar ke KPU.

“Soal partai sudah aman, hanya kita tidak bisa sampaikan sekarang sebelum keluar SK resminya”, tutup Ferdi Pantas.

Lapora : Edi Risal

Artikel ini telah dibaca 484 kali

Baca Lainnya
x