Pilkada 2020

Sabtu, 4 Januari 2020 - 10:45 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Agustinus Ch Dulla, Ketua DPD PAN Kabupaten Manggarai Barat (Foto:Humas Pemkab Mabar)

Agustinus Ch Dulla, Ketua DPD PAN Kabupaten Manggarai Barat (Foto:Humas Pemkab Mabar)

Soal Rekomendasi PAN Bagi Marsel Jeramun, Gusti Dulla: Lama – Lama Mimpi Juga Menjadi Dasar Pertimbangan Menjadi Balon

Floreseditorial.com, Labuan Bajo – Polemik perihal rekomendasi DPP partai Amanat Nasional (PAN) bagi Marsel Jeramun, kader Partai Amanat Nasional di kabupaten Manggarai Barat terus bergejolak hingga membuat ketua DPD PAN Kabupaten Manggarai Barat buka suara.

Kepada floreseditorial.com Ketua DPD PAN Kabupaten Manggarai Barat Agustinus Ch. Dulla menjelaskan bahwa dalam berpolitik penentuan para Balon Bupati dan Blon Wabup adalah dua hal yang sullit dipisahkan.

“Yaitu antara berpolitik yang terbawa perasaan dan terbawa pikiran. Antara emosional dan rasional, keduanya dapat dijadikan mindset, dua – duanya bisa dipakai tinggal disesuaikan dengan situasi kondisi, sistem yang berlaku dan proses dan kominikasi atas bawa,” kata Gusti Dulla, Sabtu (04/01/2020).

Makanya, kata Dulla, dalam berpilkada itu harus diatur oleh UU agar mindset tidak liar antara perasaan dan pikiran.

“Lama – lama mimpi juga menjadi Dasar pertimbangan menjadi Balon, yang terjadi di PAN Mabar saya lihat mirip seperti itu,” imbuhnya

Bagi Pria yang juga menjabat sebagai Bupati Manggarai Barat itu, yang paling penting adalah proses dan prosedur.

“Tentunya proses dari DPD untuk selanjutnya ke DPW dan karena itulah dibuka pendaftaran. Didaftar agar resmi dan dipercayai bahwa PAN sebuah Parpol besar di Mabar. Jadi sudara Marsel pasti dengan tau dan mau berjuang mendapat rekomendasi hanya memang sebatas rekomendasi doang,” ungkap.

Kata dia, manuver yang dilakukan Marsel adalah hal yang biasa biasa saja belum terlalu luar biasa.

“Pasti faktor yang paling mendasar adalah mindset menjadi balon di antara perasaan dan pikiran dan pasti mengandung maksud siapa tau jadi. Jadi lebih ke teori probabilitas,” tutur Gusti Dulla.

Dalam Politik, kata ketua DPD PAN Mabar itu, orang juga menggunakan teori memungkinkan sebuah kemungkinan siapa tau menjadi mungkin dan masih lebih baik dari pola menghalalkan segala cara.

“Yang kami tau Saudara Marsel Jeramun telah didaftar untuk selanjutnya bersama Calon lainnya yang memenuhi syarat untuk didiskusikan di tingkat DPW. Saya tetap tegaskan Panitia Pendaftaran Kabupaten hanya mendaftar dan menyampaikan ke DPW/DPP dan keputusan tetap ada di DPP dan saudara Marsel belum mendapat keputusan itu,” tegasnya.

Pada bagian akhir wawancara, Gusti Dulla berpesan agar setiap Cawabup sebaiknya berkomunikasi dengan Cabupnya.

“Agar betul betul menghasilkan satu paket,” tutup Gusti Dulla.

Laporan: IDR

Artikel ini telah dibaca 3123 kali

Baca Lainnya
x