Pilkada 2020

Jumat, 27 Desember 2019 - 16:41 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Sirilus Ladur, ketua DPC PKB Kabupaten Manggarai Barat (Ist)

Sirilus Ladur, ketua DPC PKB Kabupaten Manggarai Barat (Ist)

Rekomendasi DPP Bagi Marsel Jeramun, Ketua PKB Mabar: “Balon yang Mendaftar Telah Dijebak”

Floreseditorial.com, Labuan Bajo – Sorotan pada Partai Amanat Nasional (PAN) di kabupaten Manggarai Barat terus berdatangan, baik dari masyarakat maupun dari kalangan politisi termasuk para ketua partai.

Pasalnya jauh sebelum Partai besutan Amin Rais di kabupaten Manggarai Barat itu membuka pendaftaran bagi para calon bupati dan wakil Bupati di kabupaten tersebut, ternyata kader internal dari partai berlambang Matahari itu justru telah mengantongi rekomendasi DPP Partai untuk maju sebagai Calon di kabupaten tersebut.

Ketua DPC partai kebangkitan Bangsa kabupaten Manggarai Barat Sirilus Ladur kepada floreseditorial.com menjelaskan bahwa perihal rekomendasi yang diberikan bagi kader internal Partai Amanat Nasional (PAN) yang telah diterbitkan sebelum pendaftaran bagi bakal calon bupati dan bakal calon wakil Bupati Manggarai Barat dibuka adalah sikap politik yang tidak terpuji.

“Begitu besar harapan para bakal calon mendapatkan rekomendasi PAN, kesannya adalah kader PKB yang mendaftar di PAN dan semua para bakal calon baik bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati yang mendaftar di partai tersebut telah di jebak,” kata Sirilus, Jumat (27/12/2019).

Menurut Sirilus, PAN seharusnya bisa memisahkan kepentingan internal dan tahapan pendaftaran kepada publik.

“Soal kepentingan internal PAN, silahkan saja, tetapi ketika sudah ada kader yang mengantongi rekomendasi DPP, kenapa PAN masih menutupnya pada publik dan membiarkan para kandidat mendaftar di Partai tersebut,” ungkap Sirilus Ladur.

Meski demikian, Sirilus Ladur menghargai setiap proses yang ada diinternal partai yang dikomandani Agustinus Ch Dulla di kabupaten Manggarai Barat itu.

Untuk diketahui, sebuah dokumen rekomendasi dewan pimpinan pusat partai amanat nasional (DPP PAN) yang menunjukkan dukungan pada Marsel jeramun untuk maju sebagai calon yang akan diusung partai amanat nasional di Kabupaten Manggarai Barat beredar luas di media sosial.

Namun rekomendasi yang dikeluarkan DPP itu diterbitkan jauh sebelum tim Penjaringan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat dibentuk oleh DPD PAN Kabupaten Manggarai Barat.

Sontak kondisi ini mengundang tanya sejumlah kalangan termasuk dari internal Partai Amanat Nasional kabupaten Manggarai Barat Itu Sendiri.

Ketua DPC PAN kecamatan Komodo yang juga merupakan anggota tim 12 Penjaringan bupati dan wakil bupati Kabupaten Manggarai Barat Muhammad Syukur, S.Sos kepada floreseditorial.com menjelaskan bahwa sejauh ini partai amanat nasional Kabupaten Manggarai Barat belum merekomendasikan siapapun untuk maju menjadi Bupati maupun wakil bupati di Kabupaten Manggarai Barat.

“Manuver politik saudara Marcel Jeramun sudah berlebihan, karena sama sekali tidak menghargai DPD PAN Kabupaten Manggarai Barat,” katanya.

Menurutnya tindakan tersebut sudah sangat mengangkangi keputusan DPD PAN Kabupaten Manggarai Barat karena tidak menghargai Setiap proses yang ada di internal partai.

“Hasil pertemuan kami beberapa waktu lalu menjelaskan bahwa PAN belum mengusul siapapun untuk maju sebagai bupati maupun wakil bupati di Kabupaten Manggarai Barat. Nah.. kalau sudah ada rekomendasi seperti ini apalagi diterbitkan jauh sebelum tim Penjaringan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat terbentuk untuk apa tim penjaringan bupati dan wakil bupati manggarai barat dibentuk, prosedur ini cacat,” kata pria yang juga menjabat sebagai wakil sekretaris DPD PAN Mabar itu.

Sementara Sekretaris DPD PAN Kabupaten Manggarai Barat Abdul Ganir menjelaskan bahwa DPD PAN belum merekomendasikan siapapun untuk menjadi Calon Bupati atau calon Wakil Bupati.

“Dalam kapasitas saya sebagai Sekrataris DPD PAN Manggarai Barat, PAN belum pernah mengeluarkan rekomendasi,” tukasnya singkat.

Dihubungi terpisah Marsel jeramun membenarkan perihal adanya rekomendasi yang diberikan DPP PAN pada dirinya.

“Betul ada rekomendasi pada saya, dan saya tunjukkan pada semua Kader PAN, dan saya sendiri tidak pernah minta itu rekomendasi ke DPP. DPP yang berikan rekomendasi kepada saya sebagai kader,” kata wakil ketua DPRD kabupaten Manggarai Barat itu beberapa hari lalu.

Ia berdalih bahwa rekomendasi bisa diberikan kepada siapa saja dan rekomendasi bukanlah sebuah keputusan final untuk mengusung bakal calon bupati maupun bakal calon wakil bupati.

“Rekomendasi bisa diberikan kepada siapa saja, kalau saya tidak mau maju meski ada rekomendasi, kan tidak ada guna itu rekomendasi, beda kalau SK (Surat Keputusan,red). SK itu tingkatan final dari rekomendasi. Tetapi kalau rekomendasi saja, itu bukan sesuatu yang final,” tukas Marsel Jeramun.

Laporan : Andre Kornasen

Artikel ini telah dibaca 3124 kali

Baca Lainnya
x