Pilkada 2020

Selasa, 3 Desember 2019 - 02:53 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Keterangan foto :  Edi Thomas (kiri),  Tini Thadeus (kanan)

Keterangan foto : Edi Thomas (kiri), Tini Thadeus (kanan)

Paket TITONG ‘Curi’ Perhatian Publik Manggarai Barat

Floreseditorial.com, Labuan Bajo – Tini Thadeus telah memantapkan pilihanya kepada Edi Thomas sebagai pendamping wakil bupati Manggarai Barat.

Thadeus diketahui merupakan birokrat tulen yang akan berkolaborasi dengan praktisi keuangan Edi Thomas yang pensiunan salah satu bank BUMN yang selama ini bertugas di Jakarta.

Nama kedua bakal calon tersebut mulai mencuat kepublik saat keduanya melamar di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara bersamaan dalam satu paket dengan Akronim Paket TITONG beberapa waktu lalu.

Paket Ini sontak menjadi perhatian serius warga di Kabupaten Manggarai Barat karena gagasannya yang terbilang berani dan baru.

Bagaimana tidak, ia bahkan menjanjikan pinjaman yang nilainya setara dengan nilai 30 juta rupiah kepada keluarga kurang mampu di Kabupaten Manggarai Barat.

Kepada Floreseditorial.com, Tini Thadeus menyatakan cita-citanya membangun Manggarai Barat dengan melakukan sejumlah gebrakan dan konsep pembangunan baru di kabupaten tersebut.

“Kami memiliki prioritas mengangkat orang yang letih lesuh dan berbeban berat. Dalam konteks pemerintahan ialah orang miskin. Berdasarkan data BPS, terdapat 14.000 kk miskin yang menimbulkan persoalan sosial”, kata Tini Thadeus.

Ia menjelaskan bahwa pemerintahannya akan melakukan pendekatan terhadap keluarga tidak mampu dengan memberikan bantuan yang setara dengan nilai 30 juta rupiah

“Dengan melakukan pendekatan terhadap keluarga tidak mampu, kami akan memberikan bantuan ternak dengan setara nilai Rp. 30.000.000 sebagai modal usaha ternak. Setelah diberikan ternak, tentu akan ada tim khusus yang mendamping dan mengevaluasi”, jelas calon bupati ini.

Sementara, Edi Thomas, bakal calon wakil bupati menambahkan bahwa selain bantuan ternak, mereka juga akan mendorong BUMDES dan dunia perbankan untuk sama-sama mempermudah warga dalam meningkatkan pendapatannya terutama lewat pinjaman untuk usaha.
Sekaligus untuk menghindari warga dari renteiner.

“BUMDES manfaatnya sangat besar untuk hindar dari renteiner, supaya warga bisa pinjam dengan bunga rendah atau tanpa bunga,” terang Thomas.

Selain itu, ia juga berpendapat bahwa Pemerintah harus hadir mengatur investor agar menyimpan uangnya di bank daerah.

“Investor di Labuan tidak menyimpan uang di bank daerah sehingga peredaran keuangan bank daerah juga terbatas dan berdampak pada terbatasnya pinjaman karena bunga bank yang tinggi. Banyak investor yang melakukan transaksai atau menyimpan uangnya di Jakarta atau singapura. Ini merugikan bank lokal,” tutupnya.

Untuk diletahui, Kedua Balon tersebut mengusung nama paket TITONG yang merupakan akronim dari Tini-Thomas Menang.

Laporan : IDE

Artikel ini telah dibaca 1185 kali

Baca Lainnya
x